Rabu, 04 Juli 2012


Menjadi Bahagia Dengan 5 Cara


BAHAGIA?

Saya, anda, dia, mereka, sudahkah kita bahagia?

Bagi setiap orang definisi bahagia mungkin saja berbeda.[9]



Apakah bahagia itu?

Mendapatkan gaji 2 x lipat dari saat ini?
Menikah?  Berotak Jenius?
Karir cemerlang?
Rumah mewah?
Mobil Limousin?
Mendapatkan Nobel?
Liburan keliling Eropa?
Mengenakan barang-barang limmited edition?
Salah satu point di atas apakah merupakan bahagia versi anda? Atau anda punya definisi sendiri?


Menurut KBBI, definisi bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dr segala yg menyusahkan).

Anak tunawisma mengais-ngais tong sampah, menemukan sebungkus roti Vanholanno, utuh, terbelalak, berjingkrak-jingkrak, ia bahagia.

Seorang anak kecil, mendapatkan ice cream dari bundanya sepulang dari pasar, ia bahagia.

Kakek renta, mendapatkan sepasang tongkat dari cucunya, untuk membantunya berjalan, ia bahagia.

Seorang suami, seusai mandi pagi, mendapati nasi goreng dan kopi hitam kesukaannya tersaji di meja, ia bahagia.

Rumput tetangga selalu lebih hijau. Peribahasa yang tepat. Kita selalu berfokus pada apa yang dimiliki/dicapai orang lain, sehingga lupa mensyukuri apa yang ada pada diri kita.

Untuk menjadi bahagia, yang harus anda lakukan adalah merubah pola pikir. Jika anda pikir bahagia adalah mencapai sesuatu, bayangkan saat ini anda telah mencapainya, benarkah pencapaian itu menjadikan anda bahagia setiap detiknya?

Jawabannya adalah: Tidak!!!

Ada 5 saran sederhana yang cukup untuk membuat anda mengerti bahwa sesungguhnya BAHAGIA itu bukanlah saat anda berhasil mencapai sesuatu tetapi saat anda menikmati setiap helaan nafas anda hari ini.

1. Cintai Diri 

Kita memiliki kedamaian pikiran bila mencintai diri sendiri dan orang lain. Anda memiliki tingkat kesehatan dan energi yang tinggi ketika memiliki pengalaman cinta pada diri sendiri, penerimaan akan diri sendiri, dan cinta serta penerimaan dari orang lain.

Pada kenyataannya, semua jutawan yang sukses atas kerja keras sendiri melakukan apa yang mereka cintai. Mencintai dan menghargai diri sendiri memudahkan anda mencapai pengetahuan dan pemahaman akan diri yang lebih besar. [1]

Menghina diri sendiri tidak akan menghasilkan sesuatu yang positif. Yang akan terjadi hanyalah menurunkan percaya diri menyalahkan diri sendiri. 

Saat anda menerima apapun yang dimiliki diri anda, anda sedang bersyukur dan menuju arah positif, tetapi saat anda menghina diri sendiri, anda hanya menumpuk energi negatif di sana. Ganti kekhawatiran Anda dengan hal-hal yang akan memuaskan kehidupan Anda. [2]

2. Beri Penghargaan Kepada Diri 

Keberhasilan adalah sebuah penghargaan. Hanya mereka yang merasa berhargalah yang akan mendapatkan keberhasilan. Banyak dari kita yang menganggap penting orang lain, namun tidak menganggap cukup penting diri sendiri. 

Kita bersikap hormat pada orang yang lebih pintar, lebih kaya, lebih segalanya, namun kadang kita lupa menempatkan diri sendiri di posisi yang seharusnya. Contohnya saat bertemu pejabat, kita berjalan terbungkuk-bungkuk, tak segan cium tangan dengan gaya sedikit menyembah. 

Menghargai diri sendiri adalah titik tolak kesuksesan kita di masa depan. Kalau kita menganggap diri pantas untuk sukses, kita akan bersikap layaknya orang sukses.[3]

Berikut ini beberapa contoh sederhana penghargaan diri:
  • Merayakan kesuksesan kita
  • Berbicara tentang diri kita dalam cara yang positif
  • Menerima pujian dengan mudah dan bersyukur
  • Merawat diri kita secara fisik, emosional, mental dan spiritual.
Saat kita mampu melihat, mengakui, dan akhirnya menghargai apa yang kita lakukan dan siapa diri kita dengan penuh kasih, kita mulai menggunakan kekuatan ajaib penghargaan-diri yang sejati. [4] 

3. Lakukan Hal yang Menyenangkan 

Jika orang dewasa bisa seperti anak-anak dan membiarkan diri mereka lebih sering bermain menikmati tingkah lakunya, dunia akan dijalankan oleh orang-orang yang lebih bahagia. (Andy Marika)

Ada yang mengatakan bahwa hidup adalah sebuah kutukan jika kita terlalu serius mengarunginya. Tidak ada aturan yang melarang manusia untuk bersantai. Salah satu cara bersantai adalah melalui humor. Humor bisa membuat hidup kita menjadi menyenangkan, humor menyeimbangkan hidup anda. [5]

Rasakan kebahagiaan setiap hari dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang bagi anda menyenangkan dan baik. Anda bisa memulai kehidupan anda dengan mendengarkan musik yang menyenangkan atau membaca kalimat-kalimat ispiratif. [6]

4. Sikapi Kegagalan Secara Wajar 

Setiap aktivitas yang kita lakukan pasti mengandung resiko (menyenangkan/menyebalkan). Yang agak sulit adalah menerima/menghadapi kegagalan, sebab terkadang kita tidak siap menerima kegagalan. Akibatnya kita sering putus asa, menyerah dan pasrah pada keadaan. 

Padahal kegagalan adalah hal yang biasa dalam hidup ini dan tentunya juga harus disikapi secara wajar. Yang terpenting adalah setiap kali kita menemukan kegagalan kita mau mengevaluasi diri dan berusaha bangkit dari kegagalan tersebut. [7] 

5. Lakukan Melebihi dari yang Anda Pikir Bisa Anda Lakukan
Manusia adalah makhluk yang unik. Keunikan manusia dikarenakan adanya berbagai kekuatan yang luar biasa di luar batasan-batasan yang telah anda buat. Kekuatan keyakinan memberi pengaruh luar biasa pada diri seseorang, bahkan bersifat menyembuhkan, memberi ketenangan dan membahagiakan. [8]

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan. (Mario Teguh)

Ubahlah anggapan bahwa anda akan bahagia ketika mencapai "ini" atau ketika mendapatkan "itu". Syukuri dan nikmati apa yang ada pada anda hari ini. Ingatlah selalu, bahwa hari bahagia itu hari ini, bukan esok atau kemarin.


Tinjauan Pustaka:
[1] Tracy, Brian (2009). Maximum Achievement Kumpulan Rahasia Kesuksesan yang Tak Lekang Zaman. Jakarta: PT Garamedia Pustaka Utama.
[2] metrotvnews.com. (2011). Lifestyle: Tips Mencintai Diri Sendiri. [online]. (http://metrotvnews.com/read/news/2011/10/24/69299/Tips-Mencintai-Diri-Sendiri diakses tanggal 03 Juli 2012)
[3] Mulyadi, Eli (2008). Never Give Up! Mensyukuri Hari dengan Tegarkan Hati. Jakarta: PT Grafindo Media Pratama
[4] Wiley&Sons, John (2008). Focus on the Good Stuff Mukjizat Bersyukur dan Bermental Positif. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.
[5] Siegel, Bernie Dr. Pesan Harian Inspirasi Cinta Harapan. PT Niaga Swadaya
[6] Syam, Syahril (2008). The Secret Of Attractor Factor. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
[7] Sumartono (2004). Komunikasi Kasih Sayang. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
[8] Hakim, Andri (2011). Dahsyatnya Pikiran Bwah Sadar. Jakarta: Transmedia Pustaka
[9] Fifin (2012). Coffe Break: Arti Bahagia. [online]. (
diakses tanggal 03 Juli 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sebelum beranjak dari halaman ini, jangan lupa sisipkan masukan & komen anda ya...

Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/tips-cara-supaya-artikel-blog-tidak.html#ixzz20I7CgMLS