Rabu, 11 Juli 2012

Sekolah Gratis?


"Memang sadis kelasnya, uang buku cetak aja 50-127rb/pcs."
"Jadi berapa biayanya semua?"
"Uang masuk 2,1 juta, uang buku sekitar 900rb, total kurang lebih 3 jutaan."
"Oya kak, tiap siswa wajib iuran 100rb untuk biaya mngecat dan membeli perlengkapan"


WHATT????????

Itu petikan perbincangan saya dengan Yuni, adik saya. Tahun ini ia masuk kelas 1 SMA. Deuh, sekolah aja mahal amat yah? 

Ketika Yuni SD juga begitu. Sekolah memamng gratis, gratis untuk iuran SPP.  Tapi wajib membeli LKS. Tugas-tugas dikerjakan langsung di LKS, kalau tidak punya, ya tidak dapat nilai. Membelinya harus datang ke tempat guru, karena pemerintah melarang penjualan buku di Sekolah.

Juga baju seragam. Ada 4 jenis seragam yang harus dipakai tiap minggu, batik, merah putih, olahraga dan baju melayu. Harganya cukup lumayan, rata-rata 100rb/pasang.

Lanjut SMP.

Tidak lagi gratis SPP. Untuk siswa tidak mampu SPP 35rb/bln, untuk siswa mampu 50rb/bln. Seragam ada 5 macam, Putih biru untuk senin & selasa, Batik untuk rabu, Pramuka untuk kamis, Melayu untuk Jum'at & Olahraga untuk sabtu. total hrganya sekitar 900rb. 

Uang masuk juga bayar, tapi saya lupa jumlahnya, yang jelas diatas 500rb tapi tidak mencapai 1 juta. Belum lagi mereka diwajibkan  infak setiap Jum'at. 

Hufft..

Sejak kapan ya infak menjadi hal wajib?

Untuk anak yang bolos, alpa di kelas atau pelanggaran lainnya, hukumannya cukup wah. Dari mulai membawa semen, batu taman, dan lain-lain.

Luar biasa.

Uang masuk 2,1 juta, uang buku sekitar 900rb. 3 juta. Itu adalah titik awalnya di SMA. Selanjutnya tinggal menanti 'pungutan-pungutan liar' dari Ibu dan Bapak guru yang terhormat di Sekolah.

Sekolah Gratis?
Gunakan itu untuk nge joke di depan saya, dijamin manjur.



6 komentar:

  1. Hmm... Iya sekarang malah banyak iuran2 dari pihak sekolah...

    Hal itu seolah-olah mengakar di sekolah2 favorit apalagi berlabel Negeri...

    Sebenarnya ada sedikit guru yg tidak menyetujui hal tersebut, tapi apa boleh buat atasan sekolah yg berwenang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah begitulah.
      Memang sulit mengahadapi sesuatu yg sudah mengakar.

      Hapus
    2. Untungnya sekarang buku udah gak wajib beli.. (terutama di daerahq, Sidoarjo Mojokerto)..

      Tapi sekarang bermunculan sekolah2 berlabel RSBI (Rintisan Sekolah Berbasis Internasional)..
      Contohnya SMAq dulu spp/bulan cuma 60ribuan..
      Sekarang jadi RSBI SPP per bulan 250.. WOW masih murahan biaya kuliahku..

      Cuma beda fasilitas doang, sekarang SMA dipasang tekel dan AC aja..

      Hapus
    3. Iya, kemaren baca di Media Indonesia, ada ortu siswa yg anaknya sekolah RSBI di Jakarta, dimintai biaya masuk 40juta.

      Wah, aq waktu kuliah dulu uang masuk cuma 2 juta, SPP 475rb, hehee...

      Hapus
    4. S1 kah, Emang kuliah dimana kok murah bgt?

      Hapus
    5. Cb aktifin g+ nya. Dr pada chat disini.

      Hapus

Sebelum beranjak dari halaman ini, jangan lupa sisipkan masukan & komen anda ya...

Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/tips-cara-supaya-artikel-blog-tidak.html#ixzz20I7CgMLS